Kamis, 07 Februari 2013

Macam - Macam email

0


E-MAIL (ELECTRONIC MAIL)
Macam-macam e-mail
a. POP Mail
POP singkatan dari Post Office Protocol. Jalan yang dilalui sebuah e-mail mirip dengan yang dialami oleh sebuah snail mail, yang harus melewati beberapa kantor pos perantara sebelum akhirnya sampai ke tujuan. Sebuah e-mail akan melewati beberapa komputer yang berperan sebagai router atau e-mail server, sebelum akhirnya tiba pada e-mail server yang ada pada ISP di mana alamat e-mail kita terdaftar.
E-mail jenis ini sama dengan e-mail yang kita terima dari ISP (bagi yang connect dari rumah dan kantor). Contohya apabila kita menggunakan jasa ISP Indo.net maka akan mendapatkan satu atau lebih layanan internet.
Keuntungan:
  1. Lebih cepat untuk mengirim e-mail sekaligus
  2. Dapat mengunakan server e-mail dari ISP (provider) untuk mengirim
  3. Tidak perlu dikejar waktu untuk membalas e-mail karena dapat mengetik e-mail dengan offline dan baru dikirim.
Kerugian:
  1. Harus mendownload e-mail dahulu selama online
  2. Diharuskan mensetting pada program e-mail tersendiri seperti EudoraNetscape e-mail,Microsoft Outlook
  3. Diharuskan untuk men-setup program e-mail dari dan kemanae-mail tersebut di kirim.

b. E-mail Forwarding
E-mail Forwarding adalah nama e-mail netter yang di forward atau dipindahkan. Netter cukup meminta sebuah nama e-mail dan meminta ISP tersebut untuk memindahkan ke e-mail lain. e-mail Forwarding berfungsi mengalihkan (mengirim kembali) sebuah nama e-mail lain dan server akan mengirimkan ke e-mail lain yang sudah ditentukan sewaktu meregistrasi. Forward e-mail tidak mengijinkan sebuah nama e-mail yang bouncing atau berpindah dengan nama yang sama. Bila ini dilakukan, e-mail forward akan menghapus e-mail Forwarding tersebut.
E-mail jenis ini akan terasa manfaatnya apabila kita yang belum menemukan layanan e-mail yang cocok atau suka ganti-ganti e-mail. Pada dasarnya ini merupakan e-mail yang dikirim kepadanya ke accountkita yang lain.
Keuntungan:
  1. Berfungsi mengirim sebuah nama e-mail ke nama e-mail lain
  2. Dapat berganti-ganti (forward) ke server / nama e-mail lain
Kerugian:
  1. Bertujuan hanya memindahkan e-mail
  2. Attachment file biasanya dibatasi.

c. Web Base E-mail
Web-based e-mail, atau e-mail berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan jasa e-mail kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki account e-mail sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke e-mail server, tapi ke sebuah web server.
Jadi, orang yang akan mengirimkan e-mail pertama-tama harus mengikuti prosedur untuk membuat sebuah account e-mail yang pada umumnya disediakan secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah account e-mail dengan user name yang telah kita tentukan dan domain name yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa e-mail gratis ini, termasuk dengan password.
Bila kita akan mengecek apakah ada e-mail yang ditujukan untuk kita maka kita akan harus masuk ke bagian inbox yang tentu disediakan di halaman tertentu di website yang memberikan jasa e-mailsemacam ini.
Sekali lagi, semuanya tidak menggunakan e-mail client, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada sebuah website. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.comyahoo.comgmail.com, dan lain-lain.
Keuntungan:
  1. Real time
  2. Sangat mudah digunakan
  3. Tidak perlu mendownload e-mail dan langsung dilakukan selama online
Kerugian:
  1. Mengirim dan membuka e-mail harus dilakukan selama online
  2. Harus dibuka satu persatu pada e-mail
  3. Membalas e-mail juga harus selama online.

Selasa, 05 Februari 2013

Sejarah penemuan email di dunia

0


sejarah penemuan email
Email pada awalnya ditemukan oleh insinyur bernama Raymon Samuel Tomlinson pada tahun 1971. Email merupakan singkatan dari electronic mail atau surat elektronik, yang dalam KBBI disingkat menjadi surel. Sistem ini memungkinkan pesan bisa dikirim dan diterima secara elektronik melalui komputer. Pesan ini bisa berupa teks, gambar atau gabungan keduanya yang dikirim dari satu alamat email ke alamat lainnya dalam jaringan internet. Alamat email selazimnya memiiki format nama pengguna dan domain yang dipisahkan oleh tanda @. Misalnya,admin@semangatku.com.
Saat ini email tak bisa lepas dari kehidupan kita. Meskipun sudah ada sosial media, email tetap dibutuhkan. Sebuah penelitian dari School of Information Management and Systems, UC Berkeley pada tahun 2001 lalu melaporkan ada 31 milyar email terkirim setiap hari. Angka ini meningkat tajam pada tahun 2008 yang menyebutkan ada sekitar 170 milyar email terkirim tiap hari. Angka ini menjadi 294 milyar di tahun 2010 lalu. Jadi bisa disimpulkan bahwa email adalah hal yang penting dan tidak bisa lepas dari internet itu sendiri meskipun sudah banyak produk internet seperti jejaring sosial.
Sejarah email tak lepas dari perkembangan teknologi militer. Pada awalnya embrio teknologi ini telah dikembangkan sejak tahun 1970. Raymond Samuel Tomlinson adalah penemunya. Pria yang lahir di New Amsterdam, New York, Amerika Serikat pada tahun 1941 ini adalah pencetus penggunaan email melalui jaringan internet. Teknologi ini sebenarnya tidak sepenuhnya baru, email sudah ditemukan pada era 1960-an, namun internet belum ada. Email yang ada masih berkutat pada satu mainframe yang terbentuk jaringan lokal saja.
Jadi Tomlinson mengatur perpindahan email melalui jaringan internet. Pada tahun 1963, Tomlinson mendapatkan gelar Bachelor of Science dalam bidang teknik listrik dari Rensselaer Polytechnic Institute. Ia lalu ikut berpartisipasi dalam program yang dijalankan oleh IBM, salah satu produsen komputer yang menjual perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Pada tahun 1965, ia mendapatkan gelas Master di bidang teknik elektro dari MIT. Pada tahun 1968, Tomlinson bekerja untuk sebuah proyek pengembangan sistem operasi TENEX, diantaranya ARPANET dan implementasi TELNET.
ARPANET adalah cikal bakal internet saat ini, yang merupakan sarana percobaan teknologi jaringan di zaman tersebut. Tujuan ARPANET kala itu adalah menciptakan metode komunikasi antara institusi militer. TELNET sendiri adaah sebuah protolol jaringan yang digunakan pada internet untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks dua arah yang memanfaatkan fasilitas koneksi virtual terminal. Di proyek ini Tomlinson membuat sebuah program untuk transfer file di jaringan ARPANET yang disebut dengan CPYNET. Kemudian dia diminta memodifikasi sebuah program, yakni SNDMSG yang berfungsi mengiriman pesan antara pengguna berbeda di komputer yang sama. Tomlinson diharuskan memodifikasi SNDMSG supaya bisa mengirimkan pesan antara dua komputer yang berbeda.
Dengan itu ia berpikir untuk menggabungkan program SNDMSG dan CPYNET bersamaan supaya dapat mengirimkan pesan ke kotak pos elektronik lainnya dalam sebuah jaringan. Pikiran lain Tomlinson adalah bagaimana membedakan pesan yang diarahkan keluar jaringan dan pesan lain yang dialamatkan ke banyak pengguna di dalam jaringan itu sendiri. Akhirnya eksperimen Tomlinson ini berhasil, pada bulan Oktober 1971, ia berhasil mengirimkan satu pesan sederhana dari komputernya di komputer di sebelahnya yang hanya berjarak 1 meter. Sejarah email tercatat saat itu juga. Tomlinson ternyat mempelajari tuts keyboard dan memilih simbol @ sebagai petunjuk alamat si pengguna email. Simbol @ ini mengidentifikasi penerima dan komputer atau jaringan yang mereka gunakan. Simbol @ ini dibaca “at” atau dalam bahasa Indonesia “di”.
Tomlinson mengakui bahwa penemuan email itu dihasilakan hanya dari berpikir tak lebih 30-40 detik saja. Ia bahkan tak ingat apa yang ia tulis pertama kali dalam email bersejarah tersebut, saat ditanyakan dalam sebuah wawancara dengan majalah Times di tahun 2008 lalu. Namun ada beberapa sumber mengatakan bahwa pesan pertama itu adalah “QWERTYUIOP” yakni satu sekuen dari tuts huruf paling atas pada keyboard. Apapun itu, yang jelas pesan kecil itu adalah lompatan besar bagi umat manusia. (iwan)

Selasa, 15 Januari 2013

macam-macam koneksi internet dan kecepatannya

0

Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.

Komponen 

Ada beberapa komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :

Register

CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu.

RAM

Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.

Sistem Clock

Sistem Clock dalam computer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.

Bus

Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer.

Cache Memory

Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).

 Jenis Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih

Dial – Up

Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.

DSL

Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

GPRS

GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet , serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.

3G

3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat

HSPA

High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.

Wireless LAN

Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps

Broadband

Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.
 
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com